Langsung ke konten utama

Postingan

Apakah Allah Swt Mengingat Anda, Sementara Anda Selalu Mengabaikan PerintahNya?

Alkisah, seorang tukang besi bertanya kepada seorang Ustadz... "Ustadz..! Kenapa ya..! Saya mera sa bosan dengan hidup saya yang begini2 aja..!. Terus hambar, tak ada arahnya, dan tak ada nikmatnya..! Bosan saya Ustadz..! Saya ingin bahagia tapi kenapa susah sekali ya ?". Ustadz pun menjawab : "Oohh..! Mungkin saat ini Allah juga lagi bosan dengan tuan." "Allah bosan dengan saya ?. Maksudnya bagaimana Ustadz?" Tanya si tukang besi kembali.. Ustad menjelaskan : "Mungkin Allah capek mencari tuan, tapi tuan tak pernah ditemukan . Dicari di antara kumpulan Dhuha, tuan tak ada. Dicari di antara kumpulan Tahajjud juga tak ada.  Dicari di antara kumpulan Puasa Sunah juga tak ada. Dicari di antara kumpulan sedekah, juga tak kelihatan.  Dicari di antara kumpulan Tadarus Qur'an, tuan juga tak ada di sana. Dicari di antara kumpulan orang orang Umroh, niat pun tuan belum ada.  Dicari di antara orang2 yang Khusyuk Shalatnya, tuan juga tak ad...

Kisah Nyata Pria China Merawat Ibunya Yang Sudah Renta

Foto di atas memperlihatkan seorang pria Cina yang sedang menggendong seorang wanita tua yang adalah ibunya sendiri. Layaknya seorang ibu yang menggendong anaknya yang masih kecil dengan kain gendongan. Tiga hari selepas foto tersebut tersebar, topik hangat yang jadi perbincangan adalah “siapakah dia?” banyak warga yang mencoba untuk mencari identitas sang anak yang menggendong ibunya tersebut. Laki-laki tersebut bernama Ding Zhu Ji (62 tahun) dan perempuan tua yang digendongnya adalah ibunya yang berusia 82 tahun. Ding adalah seorang mantan petugas Biro Investigasi dari Departemen Kehakiman di Taiwan. Salah seorang kawannya mengatakan kepada Apple Daily bahwa ibu Ding menderita patah tulang pada kaki kirinya dan Ding telah melakukan serangkaian pengobatan kepada sang ibu. Dalam foto tersebut Ding terlihat sedang menggendong ibunya dirumah sakit Chi Mei Medical Center di Taiwan. Ding memutuskan untuk menggendong sang ibu, agar dirinya dapat lebih cepat untuk tiba di rum...

Alhamdulillah, Ada Yang Mewakafkan Al-Qur'an

Setelah 2 tahun bergerak, Lembaga Tuntas Buta Aksara Al-Qur'an yang disingkat Tuuba Indonesia ini sudah banyak dikenal terutama melalui dunia maya. Banyak yang berkeinginan untuk mengikuti kegiatan tahsin dan tahfidz di lembaga ini, alhamdulillah. Namun, kebanyakan yang menghubungi berada di luar DKI Jakarta terutama daerah jawa barat dan tengah. Bahkan beberapa waktu lalu ada yang mengajak sharing al-Qur'an melalui Internet dengan mengirimkan beberapa lantunan bacaan yang sudah di rekam dan kemudian di koreksi melalui telpon.  Ke depan kami ingin punya bangunan (minimal sewa tempat) yang layak untuk dijadikan markas penghafal Al-Qur'an dan santri Lembaga Tuuba Indonesia. Lembaga Tuuba akan membuat semacam pelatihan rutinan bekerjasama dengan TPQ atau TPA terutama di wilayah DKI Jakarta. Hal ini mengingat banyak guru-guru TPQ dan TPA yang belum mumpuni tapi sudah mengajarkan Al-Qur'an kepada anak didiknya. Hal ini membuat banyak anak-anak yang belajar di TPQ dan ...

Kisah Seorang Anak yang bangga menjadi Muslim

Wafa adalah seorang gadis kecil berumur 7 tahun. Saat ini, dia bersekolah di Albany Rise Primary School, Melbourne, Australia. Seperti anak-anak seusianya, Wafa juga masih didominasi sifat kekanak-kanakan. Namun di balik itu semua, ada yang istimewa pada gadis kecil ini. Dia satu-satunya murid di sekolahnya yang mengenakan jilbab. Padahal Wafa bersekolah di public school, bukan di sekolah Islami. Gadis kecil ini tak pernah mau melepas jilbabnya meski saat ini tidak tinggal di Indonesia. Tak ada paksaan dari orang tuanya untuk mengenakan jilbab. Meski berada di lingkungan asing, dengan resiko akan ‘diasingkan’ oleh teman-temannya, dia tetap tidak peduli dan kokoh dengan pendiriannya. Suatu hari, Australia sedang dilanda heatwave. Waktu itu suhu bisa mencapai 40 derajat celcius. Karena kasihan, guru Wafa memintanya untuk membuka jilbab agar tidak terlalu kepanasan. Namun dengan tenang Wafa menjawab, “Its okay, Miss. I’m alright,” Sang guru pun sampai menyampaikan kekaguman atas ...

Janji Allah benar, Setelah 14 Abad wafat Jasad Hamzah (Paman Nabi Saw) Ditemukan Dalam Keadaan Utuh

Oktober 2013 sewaktu terjadi banjir di Madinah, makam 70 orang keluarga Perang Uhud ikut dilanda banjir. Setelah banjir surut, jenasah para sahabat-pun akhirnya terlihat keluar dalam keadaan masih utuh karena mereka dikuburkan di kawasan padang pasir, darahnya masih mengalir harum. Jenasah para sahabat dimakamkan kembali seperti semula tapi tidak lagi diberi nama-nama jenasah tersebut  kecuali jenasah Hamzah ra karena diketahui dari luka didadanya, badannya tinggi besar. Jenasahnya masih berdarah dan harum. Bahkan tangannya masih memegang lukanya akibat terkena tombak, yang masih keluar darah. Walaupun sudah beberapa ribu tahun. Dan yang satu lagi adalah Abdullah bin Jaz ra karena diketahui dari telinga dan hidungnya yang terpotong akibat diikat benang. Kedua orang inilah yang sekarang nisannya ada di Uhud. Jadi kalau sekarang kita berziarah ke Gunung Uhud, hanya ada 2 nisan saja. Berikut adalah sebagian isi dari kaset pembicaraan Dr Thariq As-Suwaidan tentang peristiwa te...

Inilah Yang Membuat Hidup Bersama Al-Qur'an Lebih Berkah dan Berkualitas

Artikel berikut ini akan berbagi tentang kekhawatiran kita terhadap kurangnya waktu jika terlalu sibuk membaca Al-Qur'an dan beribadah. Artikel ini akan memberikan anda pemahaman yang berbeda tentang pengelolaan waktu yang sebenarnya semua itu merupakan kekuasaan Allah. Waktu memang 24 jam dalam sehari semalam tapi keberkahannya berbeda-beda pada setiap orang. Ada seorang ulama berguru kepada seorang ulama. Selang beberapa lama, saat dia ingin melanjutkan belajar ke guru lain, gurunya berpesan : "Jangan tinggalkan membaca Al Qur’an. Semakin banyak baca Al Qur’an urusanmu semakin mudah" Dan muridnya pun melakukan. Dia membaca Al Qur’an 3 juz per hari. Dia menambahkan hingga 10 juz per hari. Dan urusannya semakin mudah. Allah yang mengurus semua urusannya. Waktupun semakin berkah. Apa yang dimaksud dengan berkahnya waktu ? Bisa melakukan banyak hal dalam waktu sedikit. Itulah berkah Al Qur’an . Al Qur’an membuat kita mudah mengefektifkan manajemen waktu. Bukan...